10 wirausaha muda raih penghargaan Shell livewire

 Sepuluh orang muda lolos dalam pemilihan wirausaha pemula berusia 18-32 tahun dalam sebuah kompetisi yang digelar salah satu perusahaan peritel bahan bakar di Indonesia.

Dalam kegiatan bertajuk "Shell Livewire Business Start Up Award 2011" ini 241 wirausaha muda terpilih dari Jabodetabek, Jabar, Yogyakarta, Jateng, Jatim, dan Bali.

Manajer Media Relation PT Shell Indonesia, Sri Wahyu Endah mengungkapkan usaha yang ditawarkan anak-anak muda tersebut unik, kreatif dan bervariasi mulai dari produk fashion, kecantikan, produk edukasi, perlengkapan rumah tangga dan makanan.

"Salah satunya karya Muhammad Fahrian dengan produk Godream, yakni sleeping bag yang tidak hanya untuk pencinta alam saja tetapi bisa digunakan oleh keluarga karena desainnya menarik dan kreatif," katanya.

Selain itu, ada produk gendongan bayi yang inovatif karya Elgia Meliasa diberi nama "Hanaroo baby Wrap", produk fashion Lazuli Sarae karya Ivan Kurniawan berupa kreasi batik dengan bahan dasar jeans.

Ada pula produk makanan kreatif nasi krawu dalam bentuk burger karya Lailatus Saadah, produk Heuphoria boneka anatomi karya Yunara Ningrum, produk angkringan Cekli modern berupa makanan kaki lima di gerobak dorong kreasi Robby Adiarta.

Menurut Endah, salah satu pertimbangan untuk meloloskan peserta dalam ajang Shell Livewire adalah kreativitas. Meski minim modal, mereka bisa mempromosikan produk dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi untuk pengembangan produk dan pasarnya.

"Kesepuluh pemenang Shell Livewire BSA 2011 mendapat hadiah dana untuk pengembangan usahanya masing-masing sebesar Rp20 juta, mendapat pelatihan, bimbingan bisnis serta publikasi media", katanya.

Ivan Kurniawan pemenang produk kreatif batik di atas bahan denim mengatakan ide untuk mengkreasikan motif batik pada bahan denim atau jeans sebagai wujud kepedulian terhadap pelestarian batik sebagai budaya asli Indonesia.

Bersama rekannya Maretta Nirmada, Ivan lulusan Teknik Informatika Institut Teknologi Bandung telah memadukan batik sebagai budaya tradisional timur dengan denim yang merupakan wajah budaya barat.


dariberbagai sumber